Minggu, 19 November 2017

Apakah Gue...



Kalo gue ditanya, ‘Siapa orang yang paling dekat dengamu?’
Maka gue akan menjawab, ‘Diri gue sendiri’
Beberapa jam menjelang bertambahnya umur gue (besok gue ulang tahun) hal tersebut baru gue sadarin. Ternyata selama ini gue nggak punya yang namanya sahabat dekat. Kenyataannya orang yang dulunya sering dianggap sahabat gue, sekarang juga udah jarang banget komunikasi sama gue secara pribadi. Gue udah sibuk sendiri sama dunia gue dan begitu juga dengan mereka. Tapi bukan berarti gue suka memutus silaturahmi loh ya, konteksnya disini adalah ‘sahabat dekat’ atau ‘orang terdekat’. Kalo misalnya sekarang gue terlihat masih akrab sama temen gue pas SMA, mungkin karena kita sampe sekarang masih satu jurusan malah satu kelas.
Bagaimana dengan orangtua gue? Ibuk bukanlah tipe seorang ibu yang hangat, meskipun bukan berarti tidak sama sekali. Tapi beliau itu lebih dominan sifat tegas, cerdas, dan disiplinnya. Sementara Bapak, beliau bisa dibilang nggak peka dengan anaknya. Adek, ya dia mah tau apa. Sebenarnya gue udah berusaha untuk mendekati orang di rumah, gue sering cerita tentang pengalaman dan kadang minta saran sama mereka. Tapi yang ada gue malah kecewa, jangankan mendapat respon yang baik kadang malah ceritanya nggak didengerin. Sejak gue menyadari hal itu, gue punya niat untuk nggak terlalu banyak bercerita lagi sama orang di rumah. Alhasil, kamar adalah ruangan favorit gue, karena gue bisa sendirian melakukan segala hal yang gue suka tanpa ganggulan dan aral melintang.
Gue juga mulai kepikiran, apa sejatinya gue ini orang yang introvert? Dulu mungkin banyak orang yang mengira sebaliknya. Tapi akhir-akhir ini gue sadar bahwa lebih sering memendam pikiran dan perasaan daripada mengungkapkannya ke orang lain. Gue rasa cerita yang keluar dari mulut gue itu nggak menarik, bumbu-bumbunya kurang kuat menghipnotis orang untuk punya minat pada cerita gue. Jadi daripada gue buang-buang tenaga kan mending dipendem sendiri atau ditulis aja di blog.
Sebenarnya malam ini gue lagi mikirin banyak hal sampe gue bingung memilah mana yang mau gue tulis. Sementara gue masih perlu persiapan untuk presentasi besok, gila materinya susah! Gue heran banget. Jurusannya apa, dosennya nyuruh nganalisis jurnal tentang apa. Bayangin aja lur, besok gue presentasi tantang Sistem Simulasi Lahan.... (gue lupa) which is bidangnya anak Saintek padahal jelas-jelas gue dan temen sekelompok adalah anak Soshum. Parahnya lagi, besok gue maju presentasi dua kali coy! Semoga Engkau memberiku kemudahan Ya Allah..
Jadi cukup sekian, intinya gue lagi bingung sama jati diri gue dan gimana gaya yang cocok untuk gue dalam bergaul dengan orang lain. Dah itu kesimpulannya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar