Dua tahun ini aku ngefans banget sama seorang cewek cantik, berhijab, cerdas, (sok) tomboy, dan solihah. Dia adalah salah satu youtubers yang sekarang hampir jadi artis, namanya Gita Savitri Devi. Dia ini adalah mahasiswi yang sedang menempuh pendidikan S2 di Berlin, Jerman. Keren kan coy..
Selain demen ngeliatin video-videonya di youtube, aku juga doyan baca setiap tulisan Mbak Gita di blog-nya. Dan jujur, semua itu sangat menginspirasi! Bahkan saking keponya, aku udah baca postingan blognya yang pertama kali pas tahun 2009. Kadang aku kepikiran juga mungkin aku cocok kalo jadi wartawan infotaiment/gosip artis, soalnya aku tingkat keponya tinggi. Mbak Gita ini bukan tipikal orang yang suka pamer keluarga, baru akhir-akhir ini aja dia ngepost foto/video yang bareng ama keluarganya. Nah sebelumnya, aku sempat kepo kan sama siapa aja keluarganya, nah akhirnya aku stalking mati-matian tuh di instagram. Akhirnya nemu juga akun ibu dan adeknya, lalu aku follow. Pas awal aku follow kedua akun itu belum banyak followersnya, kalo sekarang mah udah ribuan. Hadeh, maafkan daku ya Mbak Gita atas tingkat kepo yang tinggi ini. Tapi tenang aja, aku ngga akan macem-macem kok. Apaan sih lu, Bil!
..............
Oke mari menuju ke jalan yang benar, ini blog punya aku dan tentunya akan aku isi cerita-ceritaku sendiri. Yaa meskipun ngga ada yang baca sih. Tapi setidaknya aku sendiri juga yang akan baca.
Sekarang musim kemarau udah mulai beralih ke musim penghujan, bentar lagi pohon-pohon botak yang ada di depan rumah bakal berdaun lagi. Rumahku ini emang lokasinya rada tinggi gitu, jadi banyak pohon jati. Dan as you know, pohon jati bakal menggugurkan daunnya di musim kemarau.
Aku suka sama musim penghujan meskipun terkadang cuaca sering hujan yang mengharuskan aku rajin buat nyuci baju. Suhu juga kadang terasa dingin bikin pengen makan sarimi kuah dikasih cabe yang banyak. Tapi justru itu yang membuat mood-ku bagus terus sepanjang hari, karena aku ngrasanya cuaca kayak gini tuh kayak di negara-negara empat musim.
Setelah mengidolakan beberapa artis dan youtubers yang pernah tinggal di luar negeri khusunya Eropa untuk kuliah, aku jadi pengen juga untuk melanjutkan kuliah di luar negeri. Dan aku juga tahu kok kalau itu NGGA MUDAH, bahkan aku pesimis untuk bisa mencapai keinginan itu. Jangankan untuk kuliah di luar negeri, untuk lulus dari UGM aja aku udah mikir kalau itu hal yang susah.
Tapi kata banyak orang mimpi itu ngga salah, mimpi juga bukan hal yang tidak mungkin untuk terwujud bahkan untuk orang yang mungkin ngga akan perdah diduga. Contohnya kayak temenku SMA yang rumahnya satu kecamatan denganku. Tiap pagi SMA-ku ngadain semacam les gitu, dan mulainya jam setengah tujuh. Setiap berangkat sekolah aku selalu terburu-buru karena rumahku jauh dan berangkatnya selalu kesiangan. Di tengah jalan aku selalu liat temenku ini yang juga terburu-buru, bedanya dia naik sepeda. Dari rumahnya ke SMA itu jaraknya ngga deket man, dan dia satu-satunya temenku seangkatan yang tetep istiqomah naik sepeda selama tiga tahun. Dan kalian tahu, usahanya itu ngga sia-sia. Setelah lulus dia keterima di UGM, tapi kalo ngga salah dua hari yang lalu aku liat postingannya di instagram dia udah ada di Turki. Awalnya aku pikir dia lomba atau gimana, ternyata dia di Turki untuk kuliah coy.. gila ngga tuh. Aku ngga tahu prosesnya gimana dia bisa keterima kuliah di sana dan melepaskan universitas terbaik di Indonesia ini.
Sekarang aku adalah mahasiswa UGM yang biasa aja, bahkan aku merasa di bawah itu. Why? Karena di kelas aku bukan mahasiswa aktif yang sering bertanya dan mampu menjawab. Ndaftar UKM tapi ketolak, jadi aku ngga ikut UKM apapun. Organisasi juga cuman sit-in, artinya belum resmi. Bukan orang yang berpengaruh di angkatan. Se-selo itu hidupku sekarang yang kadang aku pikir ngga menunjang untuk bisa meraih mimpiku yang udah aku sebutin sebelumnya.
But, aku yakin Allah pasti Maha Tahu sama kondisi setiap hamba-Nya termasuk aku. Allah juga yang udah merencanakan peta hidupku, aku sendiri yang melaluinya dengan berusaha dan berdo'a.
Oke lima menit lagi jam 1 dan aku harus mulai lagi untuk mengerjakan revisi tugas kuliah Penulisan Akademik yang kemarin cuman dapet 3,0. Padahal minggu ini sampai minggu depan aku juga lagi UTS, so UTS sambil ngerjain tugas, hadeh. Semangat diriku, hidup hanya sekali maka bahagialah!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar